Article

Semua Yang Perlu Anda Tahu Tentang Penyakit HNP

Penyakit HNP (Hernia Nucleus Pulposus) atau sering disebut orang saraf kejepit, belakangan ini semakin hari menjadi permasalahan yang semakin kompleks. Dulu gangguan ini merupakan penyakit yang umumnya terjadi pada usia lanjut akibat proses penuaan alami yang terjadi pada tubuh manusia. Namun sekarang karena penyebab saraf kejepit semakin kompleks, maka gangguan ini pun menjadi semakin kompleks.

Kali ini saya akan membahas semua yang perlu anda tahu tentang penyakit hnp.

 

Apa Itu HNP ?

Hnp adalah suatu keadaan dimana inti bantalan yg ada dalam ruas tulang belakang (disebut nucleus pulposus) menonjol keluar dari cincin penyangganya (annulus fibrosus) sehingga menyebabkan jepitan saraf tulang belakang disekitar tonjolan tersebut. Lihat gambar berikut

Tampak diskus menjepit saraf pada penyakit HNP
diskus pada penyakit HNP

 

Gejala HNP

Akibat dari saraf terjepit tersebut maka muncul berbagai gejala hnp dimana gejala ini bergantung dari lokasi saraf kejepit tersebut. Apabila jepitan saraf terjadi pada area leher atau disebut hnp cervical maka bisa ditemukan salah satu sensasi nyeri, baal, kesemutan, lemah otot dari leher menjalar ke lengan. Apabila lokasi jepitan saraf di area pinggang atau disebut hnp lumbal atau hnp sacral (dipantat) maka bisa ditemukan satu atau beberapa gejala nyeri,baal,kesemutan atau lemah otot yang menjalar dari pinggang/pantat menuju ke tungkai.

Gejala HNP atau ciri ciri saraf kejepit ini dapat dijelaskan dari anatomi persarafan manusia, dimana area leher memberi berbagai percabangan saraf menuju ke kedua lengan, sehingga apabila jepitan saraf terjadi di leher ( hnp cervical ) maka tentu gejalanya akan menjalar ke seluruh percabangan saraf leher yaitu ke kedua lengan. Area pinggang dan pantat memberi persarafan untuk kedua tungkai sehingga apabila jepitan saraf berada di segmen tulang belakang di area pinggang dan pantat maka sensasinya tentu akan menjalar menuju ke tungkai yang memberikan gejala hnp.

 

Penyebab saraf Terjepit / HNP

Penyebab saraf kejepit / HNP sendiri pada umunya (terutama dulu) merupakan akibat dari cedera/trauma atau akibat proses penuaan dimana berkurangnya kekuatan elastisitas cincin bantalan anullus fibrosus dan struktur penyangga tulang belakang, menyebabkan resiko inti bantalan tulang belakang menonjol keluar dan menjepit saraf. Namun masa sekarang ini faktor obesitas, kurangnya pergerakan, pola diet buruk, pemakaian smartphone yang merusak tulang belakang yang semakin tak tergantikan . Pola latihan yang salah dapat memicu munculnya gejala HNP. Di masa saat ini dimana angka stress yang tinggi dapat mempersulit pengobatan hnp  karena riset membuktikan bahwa stress berkorelasi kuat dengan meningkatnya nyeri kronis seperti yang terdapat pada penderita HNP

 

Diagnosis HNP & Pemeriksaan HNP

HNP ditegakkan dari anamnesis (keluhan pasien) melakukan pemeriksaan fisik, dan terakhir adalah pemeriksaan penunjang. Pemeriksaan penunjang yang sering dilakukan untuk adalah :

  • MRI  : Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui lokasi akurat dari jepitan saraf di tulang belakang, dengan MRI maka dapat diketahui ruas tulang belakang yang terkena, mengetahui struktur sekitar tulang belakang yang terkena
  • Roentgen : Pemeriksaan ini juga dapat dilakukan namun pada umunya MRI akan memiliki hasil yang lebih detail dibanding MRI

Pengobatan HNP

Pengobatan saraf kejepit/HNP bergantung dari tingkat keparahan gejala HNP yang dirasakan pasien, mulai dari obat-obatan sampai operasi dapat menjadi pilihan anda dengan anda berkonsultasi terlebih dahulu.

  1. Obat dapat dipakai pada gangguan HNP ringan dimana obat yang biasa digunakan yaitu analgetik seperti ibuprofen, meloxicam, naproxen, obat muscle relaxant seperti diazepam, maupun kortikosteriod seperti methylprednisolone, atau steroid suntikan intralesi.
  2. Terapi yang sering digunakan pada penderita HNP antara lain adalah fisioterapi, akupuntur, ciropractic, acupressure, atau terapi lainnya
  3. Operasi merupakan jalan terakhir yang dilakukan dimana semua cara nampaknya tidak memberikan hasil positif terhadap penurunan nyeri.

Pengobatan akupuntur untuk saraf terjepit / HNP saat ini menjadi salah satu pilihan utama di Amerika dan Eropa.  The American College of Physicians (ACP) sendiri saat ini secara resmi sudah merekomendasikan akupuntur untuk menangani kasus nyeri kronis seperti nyeri HNP setelah menemukan beberapa hasil positif dari beberapa riset tentang efek akupuntur dalam meredakan nyeri kronis yang bahkan mengalahkan morfin dalam meredakan nyeri. Dalam praktek saya sehari-hari saya menemukan banyak sekali bukti hasil positif akupuntur  untuk pengobatan hnp lumbal maupun cervical, karena memang sebagian besar pasien saya adalah HNP.

Dengan akupuntur saya dapat mengurangi kebutuhan obat pada pasien seperti anda sehingga proses pemulihan berlangsung lebih alami.

 

Dr David Pardamean Sihotang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *